Senin, 09 Mei 2011

Materi ISBD ke-6

MANUSIA DAN CINTA KASIH



Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluamya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih yaitu perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1.      Cinta bersifat manusiawi
2.      Cinta bersifat rokhaniah, sedangkan nafsu bersifat jasmaniah
3.      Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut


Pengertian Kasih Sayang
Kata kasih dan sayang itu mengandung pengertian yang sangat luas. Dan yang pasti setiap insan manusia perlu tahu dan mengerti apa makna kasih sayang yang sebenarnya, sekaligus memilikinya di dalam sanubari. Seseorang akan terlanda kekeringan jiwa jika hidup tanpa memiliki kasih maupun sayang. Apapun yang terjadi, pasti dia akan selalu ingin cintai sekaligus mencintai orang lain. Dari pertama kali lahir di dunia sampai ajal menjemput.
Yang dimaksud dengan kasih dan sayang di sini bukan sekadar hubungan cinta atau asmara antara seorang laiki-laki dan perempuan saja. Namun lebih bersifat universal. Sehingga hal ini bisa terjadi terhadap sahabat, saudara, keluarga dan lain-lain. Dan yang perlu ditekankan adalah, bahwa kasih dan sayang yang tulus itu selalu punya sifat yang ikhlas dan lebih banyak memberi daripada menerima. Kepentingan diri sendiri sering dinomor duakan demi memberi kebahagiaan pada orang yang dikasih dan disayanginya.

Pengertian Belas Kasih
Belas kasih (composian)adalah kebajikan -satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .
Ada aspek belas kasih yang menganggap dimensi kuantitatif, seperti individu belas kasih yang sering diberi milik  kedalaman,kekuatan atau gairah . Lebih kuat dari empati , merasakan umumnya menimbulkan aktif keinginan untuk meringankan penderitaan orang lain.. Hal ini sering, meskipun tidak pasti, komponen kunci dalam apa yang memanifestasikan dalam konteks sosial .Dalam etika istilah, berbagai ungkapan bawah usia yang disebut Golden Rule mewujudkan oleh implikasi prinsip kasih sayang: untuk orang lain apa yang Anda ingin mereka lakukan untuk Anda

Bentuk Wujud Cinta Kasih
Bentuk wujud cinta kasih manusia kepada penciptanya adalah pengabdian, kesetiaan, ketaatan dan sebagaimana. Sebagaimana keterikatan manusia kepada tuhannya. Sedangkan wujud cinta kasih makhluk hidup kepada sesamanya terbagi atas 3.
Pertama cinta philiayakni seperti cinta kepada saudara, cinta kepada orang tua, cinta kepada teman, cinta kepada sesama.
Yang kedua cinta eros yakni cinta yang menegakkan aspek ragawi (erotis).
Yang ketiga cinta amor yakni cinta yang menekankan aspek psikologis dan emosi.
Unsur cinta adalah keterikatan, keintiman dan kemesraan. Ketiganya menyatu dalam segitiga. Dan menjadi ketergantungan. Ketiga unsur cinta ini sama kuat. Namun jika ketiganya tidak sama-sama kuat akan mengakibatkan cinta yang hambar. Dan ada ketidak seimbangan antara yang satu dengan yang lainnya.
Sedangkan cinta kasih manusia kepada alam atau lingkungannya terwujud dalam bentuk menjaga lingkungan, menciptakan keserasian, keselarasan, keseimbangan dengan alam lingkungan sehingga dapat tercapai kehidupan yang aman dan tentram. Cinta kasih manusia kepada dirinya sendiri terwujud dalam bentuk menjaga dirinya sendiri unsur-unsur yang terdapat dalam cinta adalah simpati seperti kenal, tahu, pengertian, dan perhatian. dan emosi seperti pengorbanan, tanggung jawab, saling menghormati dan kasih sayang. Cinta kasih terjadi apabila perasaan simpati antara 2 subjek saling mengisi dan melengkapi sehingga terjadilah dinamika cinta. Setiap makhluk hidup memerlukan cinta dan kasih. Karena cinta dan kasih merupakan keperluan fundamental setiap makhluk hidup. Tanpa kita sadari dalam diri manusia terdapat cinta kasih. Emosi ini terjadi antara kita dan orang lain bahkan dengan ketidak sengajaan. Bahkan emosi ini juga terjadi antara manusia 1 kepada manusia lainnya yang belum kenal.

Selasa, 19 April 2011

POSTING II

"do you know "latent social problems" ?????? kunaon aya nu kitu atuhhhhhhh ...... jelaskan.....jelaskan....... solusina kumaha???? kumaha ??????????? cik sok atuh... jawab ! he...he...."
Latent social problem yaitu menyangkut hal-hal yang bertentangan atau berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat akan tetapi tidak diakui demikian halnya.
Masalah sosial yaitu suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau disukai dan dirasakan perlunya diatasi.
Masyarakat pada umumnya tidak menyukai tindakan-tindakan menyimpang, sehingga berupaya untuk menghadapi dan mengatasi masalah sosial tersebut. Masalah sosial laten merupakan masalah sosial yang sebenarnya sudah ada, walaupun belum meluas namun oleh sekelompok masyarakat ditutup-tutupi dan dianggap tidak ada.
Hal tersebut terjadi karena kebanyakan para penduduk/ masyarakat menganggapnya hal yang wajar-wajar saja atau tidak penting. Padahal hal tersebut jika tetap dibiarkan akan menimbulkan masalah yang besar.
Salah satu contohnya adalah dalam masalah pergaulan remaja. Diera moderen ini, tak jarang muda-mudi ataupun para remaja yang sudah saling mencintai satu sama lain. Gaya berpacaran mereka yang cenderung keluar dari ajaran agama, mengakibatkan penyimpangan-penyimpangan baik dalam konteks norma dan nilai-nilai dalam masyarakat maupun dalam aturan-aturan agama. Sering kita melihat seorang wanita yang menggunakan baju yang "ketat" (membentuk lekuk-lekuk tebuhnya) duduk disamping seorang laki-laki, secara otomatis apabila ada yang melihat mereka berdua, orang-orang akan beranggapan yang negatif.
Kenakalan remaja memang sedang marak-maraknya terjadi, banyak sekali kita melihat yang sedang pacara duduk berduana, berpegangan tanagn, bahkan saling berpelukan meskipun d'tempat umum seperti di tempat wisata.
Kebanyakan orang-orang hanya melihat sepintas dan tidak menganggapnya. apabila kita membiarkannya makan akan terjadi "sex bebas" diantara para remaja tersebut yang nantinya akan membuat masa depan mereka menjadi suram bahkan rusak.
Menurut para remaja yang bertindak seperti itu mereka melakukan karena adanya dorongan nafsu yang tidak bisa ditahan, dan mereka tidak ingin dicap sebagai anak "kuper" karena tidak mau berpacaran.
Contoh yang terjadi pada saat ini, ada seorang siswi SMP yang telah melakukan hubungan suami istri yang seharusnya tidak terjadi, kemudian siswi tersebut hamil. karena malu dia melakukan aborsi, yaitu memakan buah nanas. Karena terlalu banayk maka siswa tersebut mengalami pendarahan yang sangat hebat, keluarganya pun segera membawa dia kerumah sakit. Namun naas, diperjalanan siswi tersebut sudah tidak bernyawa. Lebih disayangkan lagi siswi tersebut sebentar lagi akan melaksanakan UN. Disamping itu lelaki yang dituduh pacar dari siswi tersebut, mendapatkan dampaknya yaitu dimasukkan ke pernjara.
Hal diatas menjadi bukti bahwa kenakaln remaja kana mengakibatkan masa depan remaja yang suram bahkan rusak. Penyimpangan tersebut merupakan latent sosial problem karena masyarakat sering menutup-nutupinya namun pada akhirnya menjadi masalah yang besar.

Senin, 18 April 2011

POSTING I

"cinta, sayang, kasih kemesraan, pemujaan yang terselimuti nilai, norma dan agama bisa membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus adem nih dunia ..... tp kenyataan terjadi .... mengapa ada dehumanisasi (ibu dalang pembunuhan anak, kekasih membunuh sang kekasih ....... mengapa oh...mengapa semua ini terjadi....... jelaskan...... jelaskan......

jawab : 

Menurut Kamus Bahasa Indonsia W.J.S. Poerwadarminta, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Cinta adalah rasa asangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat terkait hatinya. sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan.
Dalam cinta kepada sesama manusia, manusia dapat diharapkan hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya terhadap dirinya sendiri dan egoismenya. Demikian juga hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain. Seharusnya hal tersebutlah yang sebaiknya dilakukan/terjadi, sehingga tidak terjadinya DEHUMANISASI (ibu dalang pembunuhan anak ataupun kekasih membunuh sang kekasih)

DEHUMANISASI terjadi karena pengurangan arti nilai atau lunturnya nila-nilai kemanusiaan. dehumanisasi terjadi akibat terlepasnya selimut cinta agama, moral, norma dan nilai-nilai. itu disebabkan karena manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya mendapatkan/ mengalami suatu permasalahan dalam mempertahankan hidupnya.
Dehumanisasi terjadi karena sifat-sifat dari HOMOHUMANUSnya hilang, yaitu hilangnya sikap manusiawi sehingga timbul sikap tidak menghargai manusia sebagai makhluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya. Hilangnya sikap berbudaya sehingga setiap prilaku dan perbuatannya menyimpang dari akal budi sehatnya dan hal tersebut bertentanagn dengan kehendak Alloh. Hilangnya sikap halus pada diri manusia tersebut sehingga perbuatannya cenderung bersifat arogan, kasar, dan diadab (tidak berakhlak)